Dalam rangka menjaga stabilitas harga bahan pokok Polda, Bhayangkari dan Satgas Pangan Kepulauan Bangka Belitung melaksanakan kegiatan pasar murah, bakti kesehatan dan Paket sembako murah menjelang hari raya Idul Fitri 1440 h/tahun 2019, minggu, 26 Mei 2019 di Alun-alun Taman Merdeka Kota Pagkalpinang yang bertujuan untuk membantu meringankan beban masyarakat yaitu dengan mendapatkan kebutuhan bahan pokok dengan harga yang murah yang dihadiri oleh beberapa Distributor dan Dinas-dinas terkait seperti Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Ketahanan Pangan.
Acara pembukaan Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kapoda Bangka Belitung dan didampingi oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kepulauan Banhka Belitung dan dihadiri juga oleh pejabat daerah yang ikut berpartisipasi yaitu Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan, Pertanian, Ketahanan Pangan, Kelautan & Perikanan dan Kepala Bank Indonesia kantor perwakilan wilayah Bangka Belitung serta pejabat dinas terkait lainnya.
Masyarakat berbondong-bondong menyerbu Alun-alun Tanam Merdeka (ATM) Kota Pangkalpinang, tidak hanya warga kota Pangkalpinang saja yang hadir pada kesempatan ini adapula warga masyarakat Kabupaten Bangka maupun dari Kabupaten Bangka Tengah. Terlihat dari animo masyarakat yang begitu besar untuk mengunjungi dan melihat stand-stand yang telah disediakan dan dibanjiri oleh para Distributor dan Pelaku usaha lainnya dengan bahan pokok sembako dan bahan pokok lainnya yang begitu banyak dan murah. Tidak hanya mengunjungi dan melihat saja, masyarakat tergiur untuk membeli bahan pokok tersebut dikarenakan harga lebih murah dari harga pasar pada saat itu. Bagaimana tidak.....Distributor, Peternak, bahkan Dinas Kelautan & Perikanan beserta Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pun membuka stand dengan menjual beberapa komoditi seperti contoh beras medium dengan harga 9rb/kg dan premium 11rb, daging sapi segar dengan harga 110rb/kg, bawang putih 18rb s.d 22rb/kg, daging ayam 22rb/kg, telur ayam 1450/butir dan juga beberpa komoditi lainya.
Komoditi bahan pokok yang mengalami penjualanan yang sangat besar baik secara volume dan nilainya yaitu pada komoditi beras dengan volume penjualanan sebanyak 10, 69 ton dengan nilai sebesar Rp. 114 juta disusul dengan komoditi lainnya yaitu gula, daging-dagingan, bawang putih, minyak goreng, bawang merah, cabe, terigu dan telur ayam. Persentase penjualanan komoditi bahan pokok sebesar 76 persen lebih besar bila dibandingkan dengan penjualanan pada komoditi bahan pokok lainnya yaitu sebesar 24 persen. (terlihat pada tabel & grafik).
TABEL VOLUME & NILAI PENJUALANAN KOMODITI BAPOK
| KOMODITI | VOLUME (Kg) | NILAI (Rp) |
| DAGING AYAM POTONG | 627 | 13.785.200 |
| DAGING SAPI/KERBAU | 350 | 31.900.000 |
| BAWANG MERAH | 400 | 8.800.000 |
| BAWANG PUTIH | 1.100 | 21.400.000 |
| BAWANG BOMBAI | 40 | 1.000.000 |
| CABE BESAR | 150 | 4.950.000 |
| CABE KECIL | 125 | 5.000.000 |
| BERAS | 10.690 | 114.037.667 |
| GULA | 3.190 | 32.930.000 |
| MINYAK GORENG | 1.404 | 14.421.600 |
| TELUR AYAM | 1.050 | 1.522.500 |
| TERIGU | 250 | 2.000.000 |
| LAINNYA | - | 87.482.000 |
GRAFIK REALIASI VOLUME DAN NILAI PENJUALANAN PASAR MUARAH

Diharapkan kedepan kegiatan pasar murah dapat dilaksanakan seperti ini lagi untuk mendapatkan manfaatnya yang lebih meriah dan besar bagi masyarakat maupun para distributor , dengan menggabungkan kegiatan pasar murah menjadi satu kegiatan yang besar dengan melibatkan satgas pangan, dan dinas-dinas terkait pada momen yang diharapkan seperti HBKN sehingga kebutuhan bahan pokok menjelang puasa dan lebaran dapat terpenuhi dan stabilitas harga tetap terjaga sehingga tidak menimbulkan keresahan pada masyarakat.
Tabel Realisasi Penjualanan Pasar Murah Alun- alun Taman Merdeka Kota Pangkalpinang
