Pangkalpinang-Tiga pegawai Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengikuti kegiatan rilis Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Triwulan III tahun 2021 dan keadaan ketenagakerjaan Provinsi Kepulauan Babel dari BPS Babel, Jumat (05/11) di ruang kerja masing-masing.
Rilis tersebut disampaikan secara live streaming oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Babel kepada para pesertanya.
Mengutip kalimat di youtube BPS Babel, dalam kolom komentar bahwa BPS Babel secara resmi merilis data statistik disampaikan oleh Dwi Retno Wilujeng Wahyu Utami, S.Si, M.Si, Kepala BPS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
“Badan Pusat Statistik Provinsi Kepulaun Bangka Belitung secara resmi melakukan pers rilis Berita Resmi Statistik (BRS) pada Jumat 05 November 2021 Pukul 09.00 WIB. Rilis data statistik disampaikan oleh Dwi Retno Wilujeng Wahyu Utami, S.Si, M.Si, Kepala BPS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung secara langsung melalui kanal youtube. Pertumbuhan Ekonomi Triwulan III 2021 dan Keadaan Ketenagakerjaan Agustus 2021 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,”
Rilis BPS Babel
- Perekonomian Kepulauan Bangka Belitung triwulan III-2021 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku (ADHB) mencapai Rp21.809 miliar dan PDRB atas dasar harga konstan (ADHK) 2010 mencapai Rp13.982 miliar.
- Ekonomi Kepulauan Bangka Belitung triwulan III-2021 dibanding triwulan III2020 (y-on-y) mengalami pertumbuhan sebesar 6,11 persen. Dari sisi produksi,hampir seluruh lapangan usaha tumbuh positif kecuali lapangan usaha Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib serta lapangan usaha Jasa Lainnya yang justru mengalami kontraksi. Lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah lapangan usaha Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial. Sementara dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi terjadi pada komponen Ekspor Luar Negeri.
- Ekonomi Kepulauan Bangka Belitung triwulan III-2021 terhadap triwulan sebelumnya (q-to-q) tumbuh sebesar 1,82 persen. Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi terjadi pada lapangan usaha Jasa Pendidikan, sedangkan dari sisi
- pengeluaran pertumbuhan tertinggi terjadi pada komponen Ekspor Luar Negeri.
- Ekonomi Kepulauan Bangka Belitung sampai dengan triwulan III-2021 (c-to-c) mengalami pertumbuhan sebesar 4,64 persen. Dari sisi produksi, hampir seluruh lapangan usaha tumbuh positif kecuali lapangan usaha Jasa Pendidikan. Sementara dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dialami oleh komponen Ekspor Luar Negeri.
- Total PDRB ADHB Pulau Sumatera pada triwulan III-2021 mencapai Rp941.028 miliar atau sekitar 21,95 persen dari total PDRB 34 Provinsi di Indonesia, sedangkan PDRB ADHK Pulau Sumatera pada triwulan III-2021 mencapai Rp604.299 miliar. Pertumbuhan ekonomi Pulau Sumatera sebesar 2,50 persen (q-to-q), 3,78 persen (y-on-y), dan 2,70 persen (c-to-c). Sementara PDRB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung hanya memberikan kontribusi sebesar 2,32 persen terhadap PDRB Pulau Sumatera dan 0,51 persen terhadap total PDRB 34 provinsi di Indonesia.
- Rilis Jumlah angkatan kerja dan Tingkat Pengangguran Terbuka.
- Jumlah angkatan kerja pada Agustus 2021 sebanyak 738,62 ribu orang, Turun 18,26 ribu orang dibanding Februari 2021 dan Turun 20 orang dibanding Agustus 2020. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) terjadi penurunan sebesar 2,11 persen poin jika dibandingkan dengan Februari 2021 dan turun sebesar 1,01 persen poin jika dibandingkan dengan Agustus 2020.
- Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Agustus 2021 sebesar 5,03 persen, turun 0,01 persen poin dibandingkan dengan Februari 2021, dan turun 0,21 persen poin dibandingkan dengan Agustus 2020.
- Penduduk yang bekerja sebanyak 701,44 ribu orang, turun 17,25 ribu orang dari Februari 2021, namun naik 1,56 ribu orang dibandingkan Agustus 2020. Lapangan pekerjaan yang mengalami peningkatan persentase terbesar adalah Sektor Pertambangan dan Penggalian (2,66 persen poin dibandingkan Februari 2021 dan 5,44 persen poin dibandingkan Agustus 2020). Sementara sektor yang mengalami penurunan terbesar yaitu Sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan (1,88 persen poin dibandingkan Februari 2021 dan 5,79 persen poin dibandingkan Agustus 2020.
- Sebanyak 357.222 orang (50,93 persen) bekerja pada kegiatan informal, naik 0,19 persen poin dibanding Februari 2021 dan turun 2,00 persen poin dibanding Agustus 2020.
- Persentase setengah penganggur turun 1,07 persen poin dibanding Februari 2021 dan turun 3,06 persen poin dibandingkan Agustus 2020, sementara persentase pekerja paruh waktu turun 1,04 persen poin dibandingkan Februari 2021 dan naik 1,65 persen poin dibandingkan Agustus 2020.
- Terdapat 68.953 orang (6,15 persen penduduk usia kerja) yang terdampak COVID-19. Terdiri dari pengangguran karena COVID-19 (7,28 ribu orang), Bukan Angkatan Kerja (BAK) karena COVID-19 (2,74 ribu orang), sementara tidak bekerja karena COVID-19 (7,32 ribu orang), dan penduduk bekerja yang mengalami pengurangan jam kerja karena COVID-19 (51,62 ribu orang).
- Di ambil dari https://babel.bps.go.id/pressrelease/2021/11/05/820/tingkat-pengangguran-terbuka--tpt--provinsi-kepulauan-bangka-belitung-agustus-2021-sebesar-5-03-persen.html
- https://babel.bps.go.id/pressrelease/2021/11/05/818/ekonomi-indonesia-triwulan-iii-2021-6-11-persen--y-on-y---ekonomi-indonesia-triwulan-iii-2021-1-82-persen--q-to-q---ekonomi-indonesia-triwulan-iii-2021-4-64-persen--c-to-c-.html