Pangkalpinang-Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Kamis (19/8) mendukung kegiatan “Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan Pembangunan Keluarga dalam Mewujudkan Kesetaraan Gender dan Hak Anak di provinsi Kepulauan Babel”, dengan mengikuti kegiatan tersebut.
Kegiatan tersebut di pelopori oleh Kementerian PPA dan DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Babel, dimana pelaksanaannya melalui zoom meeting yang di ikuti oleh DP3ACSKB Kabupaten dan kota Se Babel, serta OPD dilingkup Pemprov. Babel.
Acara koordinasi pelaksanaan kebijakan pembangunan keluarga dalam mewujudkan kesetaraan gender dan hak anak di provinsi Kepulauan Babel di buka langsung oleh Priyadi Santosa Asisten Deputi Bidang Peningkatan Partisipasi Masyarakat mewakili Deputi Bidang Partisipasi Masyarakat Kemen PPA.
Dalam sambutanya Asisten Deputi Bidang Peningakatan Partisipasi Masyarakat Priyadi berharap kegiatan tersebut membawa manfaat bagi para peserta dan ada rencana aksi kedepanya di Provinsi Babel.
Selain membuka, Asisten Deputi juga menjadi narasumber pertama dalam zoom Meeting itu, dimana Asisten Deputi memaparkan kebijakan kualitas ketahanan keluarga yang responsif gender dan hak anak selama kurun waktu setengah jam.
Di moderatori oleh Muslim dari DP3ACSKB Provinsi Babel, narasumber ke dua dilakukan oleh Asyraf Suryadin Kepala DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Babel, dengan tema “kebijakan, startegi dan implemetasi peningakatan kulitas keluarga di provinsi Kepulauan Babel”.
Menurutnya kebijakan yang telah dilakukan oleh Dinas DP3ACSKB Provinsi Babel diantaranya Perda No. 8 Tahun 2016 tentang penyelenggaraan anak, Perda No. 9 tahun 2016 Pengarusutamaan Gender, Pergub No. 34 tentang Penyelenggaraan Sekolah Perempuan dengan tujuan perempuan menjadi mandiri dan terlatih serta Mou Kesepakatan Bersama Pemprov. dengan Institut SAINS dan Bisnis Atma Luhur.
Selanjutnya, pada sesi ketiga narasumber yang sangat berperan aktif dalam urusan pertanian dan ketahanan pangan di Babel yaitu Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Babel Juaidi, dimana tema yang di paparkan yaitu “pelaksanaan keluarga melalui ketahanan pangan di provinsi Babel”.
Dalam paparannya, ada keterkaitan urusan PPPA dengan pangan yaitu peningkatan kualitas keluarga dalam mewujudkan kesetaraan gender dan hak anak tingkat daerah, sedangkan pangan membuat penyediaan dan penyaluran pangan pokok atau pangan lainnya sesuai dengan kebutuhan daerah provinsi dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan.
Narasumber yang terakhir Kepala Bidang Dukcapil DP3ACSKB Provinsi Babel Amarullah, dengan tema paparan "pelaksanaan kebijakan peningkatan kualitas keluarga di Provinsi Babel", dengan program diantaranya Kartu Identitas Anak (KIA) dengan tujuan untuk meningkatkan pendataan, perlindungan dan pelayanan publik. Kemudian ada program meraih provinsi layak anak dengan cepat memalui kartu identitas anak dengan tujuan meningkatkan cakupan kepemilikan KIA di Provinsi Babel.