Penganak, Parittiga-Dalam rangka mendukung program Semarak Babel. Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ikut berpartisipasi dalam melakukan penanaman pohon di pantai Penganak Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat (Babar).
Penanan pohon serentak di tujuh kabupaten dan kota di Babel, yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dengan melakukan penanaman sebanyak 57 ribu pohon, pada peluncuran program Semangat Menanam Rakyat Bangka Belitung atau "Semarak Babel" sebagai langkah untuk menghijaukan kembali di Babel.
Penanaman berbagai jenis pohon dilakukan langsung oleh Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Deki Susanto beserta jajaranya di lokasi pantai penganak, Air Gantang, Kecamatan Parittiga, bersama sama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Babel dan OPD setempat serta barbagai perusahan, misalnya aja PT. Timah. Mahasiswa, TNI dan Polri.
"Kita melakukan penanan pohon dalam rangka penghijauan dalam bentuk program Semarak Babel, " Kata Deki Susanto, dengan harapan lahan keritis yang kosong bisa hijau kembali.
Di tempat terpisah, dengan waktu yang sama. Penjabat Gubernur Kepulauan Babel Safrizal ZA saat meluncurkan program "Semarak Babe" menjelaskan bahwa sejak Januari hingga awal Juli 2024 forkompimda se-Kepulauan Bangka Belitung telah melakukan penanaman pohon guna menghijaukan lahan-lahan kritis bekas penambangan bijih timah dan perambahan hutan ilegal.
"Hari ini kita menanam 57 ribu pohon, artinya sudah persis satu juta pohon yang ditanam untuk menghijaukan kembali lahan kritis di daerah ini," katanya, saat membuka kegiatan penghijauan di Gor Sahbudin Pangkalpinang, Selasa (23/7)
Ia menyatakan, pada peluncuran "Semarak Babel" ini berbagai jenis pohon ditanam serentak di lahan kritis di kabupaten/kota, seperti kaliantra, akasia, kayu putih, jambu mete, alpokat, durian dan lainnya.
Menurut dia guna menyukseskan "Semarak Babel" ini Pemprov Kepulauan Babel akan terus menggencarkan penanaman dan sosialisasi kepada masyarakat agar ikut juga menanam serta menjaga tanaman yang telah ditanam di lahan-lahan kritis.