Tingkatkan Kualitas Mutu Lada Putih, BPSMB Babel Tambah Ruang Lingkup Pengujian Salmonella dan E Coli

Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang (BPSMB), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, melakukan penambahan ruang lingkup pengujian mikrobiologi dengan parameter uji Salmonlea dan Ecoli. Hal ini sebagai upaya dalam meningkatkan kualitas mutu lada putih yang ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Demikian disampaikan Kepala UPTD BPSMB Rif’at Syafitri, S.Sos.,M.Ec.Dev.

“Hari ini laboratorium kita di Asesmen oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN). Asesmen ini salah satunya terkait rencana kita menambah ruang lingkup pengujian Salmonella dan E.coli pada lada putih. Sehingga nantinya pengujian Salmonella dan E.Coli ini terakreditasi oleh KAN.” ujar Rif’at Syafitri. Selasa (13/12/2022)

Dijelaskan RIf’at untuk saat ini Laboratorium UPTD BPSMB  sudah di Akreditasi Oleh KAN dan menerapkan sistem SNI/ISO/IEC 17025:2017. Dan untuk mutu lada putih sendiri pengujiannya sendiri mengacu pada SNI 0004-2013 yang sifatnya wajib dengan 11 parameter uji yakni Kadar Cemaran Serangga, Kadar Kerapatan, Kadar Biji Enteng, Kadar Kehitam-hitaman, Kadar Benda Asing atau Kotoran, Kadar Kapang (jamur), Kadar Air, Kadar Minyak, Kadar Piperin (pedas), Kadar Salmonella dan E.Coli. Dan saat ini menurutnya dari 11 parameter uji,  9 parameter sudah terakreditasi oleh KAN dan 2 parameter uji 

“Pengujian lada putih ini dilakukan guna menentukan mutu lada putih kita sebelum di ekspor ke luar negeri atau pun dalam negeri. Sebelum di ekspor, lada tersebut wajib diuji terlebih dahulu mutunya oleh laboratorium yang terakreditasi oleh KAN. Dan saat ini laboratorium kita dari sebelas parameter uji tersebut, 9 parameter uji sudah diakreditasi oleh KAN. Sementara dua parameter uji Salmonella dan E.Coli sedang dalam proses akreditasi.”jelasnya

Selain itu juga, menurut Rif’at asesmen yang dilakukan oleh KAN ini bukan hanya untuk penambahan ruang lingkup pengujian parameter Salmonella dan E.Coli saja. Bersamaan dengan asesmen penambahan ruang lingkup, KAN juga melakukan surveilance (audit)  keseluruhan terhadap  laboratorium UPTD BPSMP mulai dari kondisi dan lingkungan laboratorium, personil laboratorium, peralatan yang digunakan selama pengujian, metode kerjanya bahkan dokumen-dokumen yang dibuat ataupun yang dikeluarkan  diperiksa guna melihat kinerja UPTD BPSMB apakah sesuai dengan aturan-aturan yang ada di SNI/ISO/IEC 17025:2017. 

“Karena laboratorium kita terakreditasi oleh KAN dan mengacu ke SNI/ISO/IEC 17025:2017, asesmen ini bukan hanya untuk penambahan ruang lingkup pengujian saja. Tapi KAN juga melakukan Survailen atau istilahnya audit keseluruhan terhadap laboratorium UPTD kita mulai dari kondisi atau lingkungan laboratorium, personil laboratorium, peralatan yang digunakan selama pengujian,  metode kerjanya,  bahkan dokumen-dokumen yang dibuat ataupun yang kita dikeluarkan  diperiksa oleh mereka. Ini dikarenakan, apapun yang kita lakukan di laboratorium, prosesnya diatur berdasarkan SNI/ISO/IEC 17025:2017.” tegasnya. 

Ditambahkan Rif’at, di UPTD BPSMB saat ini selain Pengujian Lada Putih yang sudah di akreditasi oleh KAN, Pengujian Crude Palm Oil (CPO) juga sudah terakreditasi oleh KAN. Dan kedepan juga, UTPD BPSM juga akan melakukan akreditasi untuk pengujian beras. (https://timelines1.com/2022/12/13/tingkatkan-kualitas-mutu-lada-putih-bp...)

Sumber: 
https://timelines1.com/2022/12/13/tingkatkan-kualitas-mutu-lada-putih-bpsmb-babel-tambah-ruang-lingkup-pengujian-salmonella-dan-e-coli/
Penulis: 
Shakil - Lada Putih Bangka Belitung/ TIMELINES1.COM,
Fotografer: 
TIMELINES1.COM, Kepala BPSMB Babel Rif’at Syafitri
Editor: 
TIMELINES1.COM, Kepala BPSMB Babel Rif’at Syafitri
Bidang Informasi: 
Perindag