Pangkalpinang-Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama Tim Gabungan melakukan sidak Minyak Goreng bermerek MinyaKita di Kota Pangkalpinang.
Tim Gabungan yang terdiri dari DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Polda Kepulauan Bangka Belitung, dan DisperidagKop & UKM Kota Pangkalpinang menyidak takaran dan melakukan pengawasan harga ke distributor MinyaKita, PT. Bintang Mas Anugerah Makmur di Pangkalpinang dan sejumlah toko di Pasar pembangunan.
Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan oleh Unit Metrologi Legal Kota Pangkalpinang, Minyak Goreng bermerek MinyaKita kemasan pouch 1 kg dan 2 kg yang produksi PT. Steelindo Wahana Perkasa (PT. SWP) dapat dipastikan takaranya aman, sesuai dengan kuantitas yang ditentukan pada lebel kemasan.
Eddy Iskandar, Wakil Ketua DRPD Provinsi Kepulauan Bangka Belitng menyampaikan bahwa masyarakat (Babel) tidak perlu khawatir karena sidak terkait dengan minyak goreng bermerek MinyaKita sudah dilakukaan dan hasilnya sesuai dengan takaranya, tidak ada pengurangan.
Semantara itu Fadjri Djagahitam selaku Kabid Pengendalian Perdagangan dan Perlindungan Konsumen Disperindag Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menegaskan, hasil pengujian minyak goreng MinyaKita, Jumlah minyaknya tidak dikurangi, sesuai dengan lebel jumlah pada kemasanya.
"Dari hasil pengukuran langsung, beratnya pas sesuai ukuran, jadi di Babel tidak ada pengurangan takaran," ujarnya.
Selain itu, harga HET minyak goreng MinyaKita juga sesuai dengan harga pada lebel, kalau pun ada perbedaan dikarenakan ada biaya pengiriman
“Masyarakat tidak perlu khawatir karena takaran pas dan harga juga masih sesuai HET di penjual akhir yakni Rp15.700 untuk 1 liter dan Rp31.400 di kemasan 2 liter,” tuturnya.
Ia Juga menambahkan bahwa stok kebutuhan pokok saat ini terpantau masih aman khususnya minyak goreng, meskipun menjelang Hari Raya Idul Fitri terdapat kecendrungan meningkatnya kebutuhan masyarakat sebesar 20%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa masyarakat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tidak perlu khawatir dengan volume ataupun isi minyak goreng yang dibelinya. (Fitar)

