Disperindag Babel Bersama Kesbangpol Babel Bangkitkan Semangat Hari Kebangkitan Nasional Ke-114

Pangkalpinang-Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui Dinas Peridustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) bersama Kesbangpol Provinsi Bangka Belitung terus berupaya membangkitkan semangat Hari Kebangkitan Nasional.

Hari Kebangkitan Nasional Ke-144 yang jatuh tanggal 20 Mei 2022, dilaksankan oleh Pemprov. Babel dengan melakukan upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional di lapangan Upacara Kantor Gubernur , Air Itam Pangkalpinang Babel, Senin (23/5).

Mengusung tema “Ayo Bangkit Bersama” Upacara tersebut di ikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Pembina upacara yang dinahkodai oleh Asisten Administrasi Umum Drs. Yunan Helmi, M.S.i, Perwira Deki Suanto, Pemimpin Upacara Supianto dan untuk pembacaan Undang-Undang Dasar 1945 di bacakan oleh Zaldi. Untuk pendampingan dan keamanan jalanya upacara yaitu Satpol PP Babel.

Dalam arahanya Asisten Administrasi Umum Setda Babel Yunan Helmi, membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika RI mengatakan peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang ke-114, pada tahun 2022 ini mengsung tema “Ayo Bangkit Bersama”.

Tema ini kata Dia,  menjadi tema peringatan Hari Kebangkitan Nasional sebagai bentuk seruan agar kita bisa bangkit bersama dari pandemi COVID-19 yang sudah melanda dua tahun terakhir. Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini lajut Dia, hendaknya tidak hanya di maknai sebagai seremonial saja. Guna memahami esensi sejarah Kebangkitan Nasional, mari sejenak kita telaah sisi historis di balik peringatan Hari Kebangkitan Nasional.

Menurutnya, pada tanggal 20 Mei 1948, Presiden Soekarno menetapkan hari lahirnya perkumpulan Boedi Oetomo sebagai Hari Bangkitnya Nasionalisme Indonesia. Di masa itu, terdapat ancaman perpecahan antargolongan dan ideologi di tengah perjuangan Indonesia mempertahankan kemerdekaan dari Belanda yang ingin kembali berkuasa. Sehingga, semangat persatuan yang digagas oleh Boedi Oetomo diharapkan menjadi spirit dalam menghimpun kekuatan dan mencegah perpecahan bangsa.

Di peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini juga, lanjut Dia. Momentum yang baik ini makin diperkuat dengan peran Indonesia sebagai Presidensi G20 tahun 2022. Pada Presidensi G20 tahun ini, Indonesia mengusung tema “Recover Together, Recover Stronger”, dengan tujuan dapat memberikan spirit baru dalam mewujudkan tatanan dunia yang dapat memberikan kesejahteraan dan kemakmuran yang inklusif, serta menjamin keberlanjutan kehidupan di masa depan.

Pertemuan G20 yang dipimpin oleh Indonesia tahun ini mengusung tiga isu prioritas, yaitu Arsitektur Kesehatan Global yang Inklusif, Transformasi berbasis Digital dan Transisi Energi Berkelanjutan.

Tema dan isu prioritas G20 yang diangkat Indonesia merupakan cerminan dari semangat kebangkitan yang di rayakan pada hari ini, yakni di tengah keterpurukan akibat pandemi COVID-19, tidak pernah meluruhkan cita kita untuk pulih bersama dan bangkit lebih kuat. Indonesia terus mendorong negara-negara anggota G20 untuk melakukan aksi-aksi nyata dan siap berkolaborasi serta menggalang kekuatan sehingga masyarakat dunia dan kemanusiaan dapat merasakan dampak nyata dari kerja sama ini.

“Di tengah momentum penanganan nasional COVID-19 yang makin membaik dan Presidensi G20 Indonesia, hendaknya kita dapat memaknai semangat pantang menyerah Dr. Sutomo untuk memperingati Hari Kebangkitan Nasional tahun ini, sebagai tonggak kebangkitan dari pandemi COVID-19 juga krisis multidimensi yang sedang melanda dunia. Dari Indonesia, Dunia Pulih Bersama. Ayo Bangkit Lebih Kuat,” tutup Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate.

Kegiatan upacara Hari Kebangkitan Nasional Ke-144 di tutup  laporan Pemimpin upacara Supianto dan laporan Perwira Deki Suanto kepada Asisten Administrasi Umum Setda Babel Yunan Helmi.

 

Sumber: 
Dinas Perindag
Penulis: 
Mislam/Zaldi
Fotografer: 
Mislam/Zaldi
Editor: 
Mislam/Zaldi
Bidang Informasi: 
Perindag