Pegawai Diseprindag Ikuti Acara Desiminasi Kebijakan Pemilik Manfaat Korporasi, Yang Di Buka oleh Wagub

 

Pangkalpinang- Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengutus pegawainya untuk mengikuti kegiatan Desiminasi Kebijakan Pelaporan Pemilik Manfaat Korporasi yang di inisiasi oleh Kementerian Hukum dan Ham Kepulauan Babel, Rabu (2/6) di hotel Santika Pangkalpinang Babel.

Acara sosialisasi Desiminasi Kebijakan Pelaporan Pemilik Manfaat Korporasi di buka secara langsung oleh Wakil Gubernur (Wagub) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Abdul Fatah dengan memukul Gong sebanyak tiga kali, pertanda acara tersebut telah diresmikan.

Pada kesempatan tersebut Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Abdul Fatah mengingatkan pemilik manfaat korporasi untuk berhati-hati terhadap tindak kejahatan pencucian uang dan pendanaan terorisme.

"Hati hati terhadap tindak kejahatan yang berlindung pada kumpulan masyarakat atau korporasi atau yayasan. Korporasi dimanfaatkan, hati hati dijadikan kendaraan pencucian uang dan pendanaan terorisme," katanya, Rabu (2/6) pada saat membuka kegiatan Desiminasi Kebijakan Pelaporan Pemilik Manfaat Korporasi di hotel Santika Pangkalpinang

Oleh sebab itu Wagub menghimbau, kepada pemilik manfaat korporasi untuk selalu memperbaharui data pemilik manfaat korporasi sehingga jika terjadi tindak kejahatan pencucian uang dan pendanaan terorisme bisa langsung ditindaklajuti dengan menelusuri datanya.

"Melakukan pembaharuan data dan keberadaan pemilik manfaat, jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan maka bisa ditindaklajuti," tutur wagub.

Selain itu, Wagub juga menekankan pemilik manfaat korporasi untuk wajib mengenali pemilik manfaat korporasi.

"Diwajibkan untuk mengenali pemilik manfaat korporasi, jika terjadi sesuatu korporasi sudah memiliki data," tuturnya.

Menurutnya kegiatan Kebijakan Pelaporan Pemilik Manfaat Korporasi yang dilaksanakan oleh Kanwil KumHam Kepulauan Bangka Belitung di Hotel Santika sangat penting dan strategis agar tidak terjadi tindak kejahatan pencucian uang dan pendanaan terorisme di provinsi Babel.

"Kontribusi peserta dapat memberikan hal-hal yang positif terhadap kegiatan ini," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kementerian Hukum dan Ham Kepulauan Babel Anas Saeful Anwar dalam pelaporanya menegaskan, bahwa kegaiatan ini dilakukan untuk memberikan pemahaman prosedur dan pelaporan pemilik manfaat korporasi terhadap pencucian uang dan pendanaan terorisme. (Mislam)

Sumber: 
Dinas Perindag
Penulis: 
Mislam
Fotografer: 
Mislam
Editor: 
Mislam
Bidang Informasi: 
Perindag