Ketua Dekranasda Babel buka Workshop model bisnis design thngking dan OKRs

Pangkalpinang-Ketua Dekranasda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Melati Erzaldi membuka secara resmi kegiatan workshop model bisnis dengan pendekekatan design thngking dan Objective Key Result (OKRs) bagi perajin, Rabu pagi (9/9) di gedung Mahligai Rumah Dinas Gubernur Babel.

Pembukaan di tandai oleh Melati Erzaldi dengan mengetuk tanganya sebaknyak tiga kali, dan di sakiskan oleh Gubernur Babel Erzadi Rosman Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi  Babel Sunardi dan Kepala Dinas UMKM Babel Elfiana serta narasumber Dwi Dwi Indra Purnomo.

Di hadiri 200 peserta dari palaku usaha Industri Kecil Menengah (IKM) dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), dan Babel Akademia kegiatan tersebut dalam upaya meningkatkan keterampilan dan pemahaman para IKM dan UMKM tentang model bisnis dengan pendekekatan design thngking dan OKRs

Ketua Dekranasda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Melati Erzaldi dalam sambutanya mengatakan agar semua pelaku usaha, khususnya pelaku usaha IKM dan UMKM tidak gagap teknologi, sebab jika gagap teknologi maka prodaknya akan terhambat bisnisnya.

Terlebih di era pademi covid 19 ini, kata Melati, semua pengusaha harus lebih paham tekologi binis berbasis HP, dengan berbasis ini semua IKM dan UMKM bisa menjual prodaknya lewat media online.

“dengan adanya model bisnis baru ini, akan merubah model lama bisnis yang dijalankan, di era pademi ini mengharuskan para pegusaha untuk menjual prodaknya lewat online.  Oleh sebab itu kita jangan gagap teknologi,” katanya.

 Oleh sebab itu dirinya mengajak semua pelaku IKM dan UMKM di Babel untuk melek teknologi, dengan cara belajar bagimana mengoprasikan sebuah teknologi, khsusnya HP, hal itu dilakukan agar tidak ketinggalan jaman.

“mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa mengaspirasi kita semua, tetep semangat tetep melek teknologi,” tambahnya.

Ditambahkanya bahwa Kegiatan workshop model bisnis dengan pendekekatan design thngking dan Objective Key Result (OKRs) bagi perajin ini bisa terus dlakukan dan dijalankan agar membuat pelaku IKM dan UMKM tetap berani melakukan gebarakan-gembrakan yang inovasi untuk  menjemput pasar.  (Mislam).

Sumber: 
Dinas Perindag
Penulis: 
Mislam
Fotografer: 
Mislam
Editor: 
mislam
Bidang Informasi: 
Perindag