200 IKM dan UMKM ikuti Workshop Model Bisnis Dekranasda Babel

Pangkalpinang- Sebanyak 200 Industri Kecil Menengah (IKM) dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Bangka Belitung (Babel), mengikuti Workshop model bisnis dengan pendekekatan design thngking dan Objective Key Result (OKRs) bagi perajin, Rabu pagi (9/9) di gedung Mahligai Rumah Dinas Gubernur Babel.

Kegiatan yang di usung oleh Dekranasda Provinsi  Kepulauan Bangka Belitung ini, bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pemahaman para IKM dan UMKM tentang model bisnis dengan pendekekatan design thngking dan OKRs.

 Di hadiri oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi  Babel Sunardi dan Kepala Dinas UMKM Babel Elfiana serta narasumber dan para pengusaha, acara workshop model bisnis di buka langsung oleh Ketua Dekranasda Provinsi Babel Melati Erzladi.

Ketua Dekranasda Provinsi Babel Melati Erzladi mengatakan kegiatan seperti ini dilakukan untuk mengajak para pelaku IKM dan UMKM untuk berani bergerak maju dalam menjual prodaknya dengan model bisnis design thngking, yaitu untuk mendorong para pelaku usaha IKM dan UMKM mendesign prodaknya dalam rangka  memuaskan konsumen.

Oleh sebab itu, seyogyanya kegiatan ini mengudang lebih dari 200 orang, namun karena era pademi covid 19 dan harus mematuhi protokol kesehatan salah satunya menjaga jarak sekaligus menyesuaikan kondisi ruangan gedung pertemuan mahligai maka tidak semua pelaku IKM dan UMKM hadir semua.

Dijelaskannya workshop model bisnis dengan pendekatan design thngking ini untuk mendorong para pelaku usaha IKM dan UMKM mendesign prodaknya, tidak lain bertujuan untuk  memuaskan konsumen agar prodak tersebut menyenangkan dan untuk lebih memahami model bisnis ini, narasumber Dwi Indra Purnomo nantinya dapat mejelaskan lebih jauh model bisnis tersebut.

Dalam kegiatan workshop model bisnis, dirinya mengajak para peserta untuk tetap semangat dalam mengikuti ajang workshop, sebab banyak ilmu dan pengalaman yang akan di ambil dalam acara ini.

“dengan adanya model baru akan merubah model lama bisnis yang dijalankan, di era pademi ini mengharuskan para pegusaha untuk menjual prodaknya lewat online.  Oleh sebab itu kita jangan gagap teknologi, mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa mengaspirasi kita semua, tetep semangat tetep melek teknologi,” katanya.

Sementara itu Gubernur Kepulauan Babel Erzaldi Rosman mengajak para peserta untuk tetap semangat dan bertahan dalam menjalankan usahanya, sebab dengan bertahan maka akan meraih sukses.

“di era digitalisasi di tambah di era pademi virus corona berbagai tantangan dan halangan tentunya menerpa para pelaku IKM dan UMKM. Oleh karena itu siapapun yang berhasil melewati masa ini maka akan seterusnya akan menjadi orang yang sukses,” tuturnya.

Dirinya juga mengharapkan para peserta untuk bisa berduskusi dan memahampi kegiatan Workshop model bisnis ini sehingga membawa manfaat buat para IKM dan UMKM. (Mislam)

Sumber: 
Dinas Perindag
Penulis: 
Mislam
Fotografer: 
Mislam
Editor: 
mislam
Bidang Informasi: 
Perindag